Tim BUI

June 15, 2012 | Back to News index »

‘Outreach’ to prisons

Many real-life prisoners may have thought that the length of Agus Kuncoro’s hair (as prison official Agung) was a bit too long compared to the crew-cut styles of actual officers, but they still enjoyed watching episodes of Tim Bu

iBuy Levitra Online without prescription

em>.

Search for Common Ground (SFCG) is screening episodes of Tim Bui in five prisons in West Java during June and July.

As part of this ‘outreach’ programme, real-life prisoners and officials are also being trained in some basic conflict resolution skills and are taking part in football competitions.

Many of the prison officials and prisoners responded positively to the show.

“ We are living among differences. Therefore, how can we unite and work as a team? We have to find the common thing,” said one prisoner after watching Tim Bui.

Another said: “The closeness between Agung and the prisoners brought changes into the prison (in Tim Bui). So, if we want change, we had better improve our relationships.”Banyak napi-napi di kehidupan nyata yang mungkin berpikir bahwa panjang rambut Agus Kuncoro (yang berperan sebagai pejabat lapas bernama Agung) agak sedikit terlalu panjang jika dibandingkan dengan gaya rambut cepak petugas-petugas lapas di kehidupan nyata, namun mereka tetap menikmati episode-episode Tim Bui.

Search for Common Ground (SFCG) menampilkan episode-episode Tim Bui di 5 lapas di Jawa Barat selama bulan Juni dan Juli.

Sebagai bagian dari program ‘penjangkauan’, napi-napi sesungguhnya dan para pejabat lapas mengikuti pelatihan kemampuan-kemampuan mendasar dalam resolusi konflik dan berpartisipasi dalam pertandingan sepak bola.

Banyak dari para pejabat lapas dan napi menanggapi secara positif terhadap acara tersebut.

“Kita hidup di tengah-tengah perbedaan. Maka dari itu, bagaimana cari kita bersatu dan bekerjasama sebagai sebuah tim? Kita harus menemukan persamaan,”ucap seorang napi setelah menonton Tim Bui.

Napi lainnya berujar, “kedekatan antara Agung dan para napi member perubahan di lapas (dalam Tim Bui). Jadi, jika kami ingin berubah, kita harus memperbaiki hubungan-hubungan kami.”

Banyak napi-napi di kehidupan nyata yang mungkin berpikir bahwa panjang rambut Agus Kuncoro (yang berperan sebagai pejabat lapas bernama Agung) agak sedikit terlalu panjang jika dibandingkan dengan gaya rambut cepak petugas-petugas lapas di kehidupan nyata, namun mereka tetap menikmati episode-episode Tim Bui.

Search for Common Ground (SFCG) menampilkan episode-episode Tim Bui di 5 lapas di Jawa Barat selama bulan Juni dan Juli.

Sebagai bagian dari program ‘penjangkauan’, napi-napi sesungguhnya dan para pejabat lapas mengikuti pelatihan kemampuan-kemampuan mendasar dalam resolusi konflik dan berpartisipasi dalam pertandingan sepak bola.

Banyak dari para pejabat lapas dan napi menanggapi secara positif terhadap acara tersebut.

“Kita hidup di tengah-tengah perbedaan. Maka dari itu, bagaimana cari kita bersatu dan bekerjasama sebagai sebuah tim? Kita harus menemukan persamaan,”ucap seorang napi setelah menonton Tim Bui.

Napi lainnya berujar, “kedekatan antara Agung dan para napi member perubahan di lapas (dalam Tim Bui). Jadi, jika kami ingin berubah, kita harus memperbaiki hubungan-hubungan kami.”Banyak napi-napi di kehidupan nyata yang mungkin berpikir bahwa panjang rambut Agus Kuncoro (yang berperan sebagai pejabat lapas bernama Agung) agak sedikit terlalu panjang jika dibandingkan dengan gaya rambut cepak petugas-petugas lapas di kehidupan nyata, namun mereka tetap menikmati episode-episode Tim Bui.

Search for Common Ground (SFCG) menampilkan episode-episode Tim Bui di 5 lapas di Jawa Barat selama bulan Juni dan Juli.

Sebagai bagian dari program ‘penjangkauan’, napi-napi sesungguhnya dan para pejabat lapas mengikuti pelatihan kemampuan-kemampuan mendasar dalam resolusi konflik dan berpartisipasi dalam pertandingan sepak bola.

Banyak dari para pejabat lapas dan napi menanggapi secara positif terhadap acara tersebut.

“Kita hidup di tengah-tengah perbedaan. Maka dari itu, bagaimana cari kita bersatu dan bekerjasama sebagai sebuah tim? Kita harus menemukan persamaan,”ucap seorang napi setelah menonton Tim Bui.

Napi lainnya berujar, “kedekatan antara Agung dan para napi member perubahan di lapas (dalam Tim Bui). Jadi, jika kami ingin berubah, kita harus memperbaiki hubungan-hubungan kami.”

Back to News index »